UTS Ilmu Alamiah Dasar


UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Nama                           : Risa Amaliah
NPM                           : 8820118029
Semester/Tingkat        : 4 (empat)/2 (dua)
Progam Studi              : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Matakuliah                  : Ilmu Alamiah Dasar
Dosen                          : Dr. Nia Jusniani, S.Pd., M.Pd.
Sifat Ujian                   : Takehome

Jawablah soal-soal berikut ini dengan benar dan jelas!!
1.      Sejak dulu manusia dalam menyalurkan hasrat rasa ingin tahu terhadap gejala alam dengan menggunakan pancaindra untuk mengamati fenomena alam selalu tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan karena manusia bersifat unik, coba jelaskan mengapa manusia bersifat unik?
Jawaban :
Manusia bersifat unik  karena manusia memiliki apa yang tidak dimiliki oleh hewan, yaitu akal budi dan kuriositas atau rasa ingin tahu yang kuat yang berkembang sehingga dapat mengembangkan IPTEK. Rasa ingin tahu manusia tidak pernah dapat di puaskan, sehingga apabila manusia dapat memecahkan suatu masalah, maka kan timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya. Manusia mampu menggunakan pengetahuan yang lama diperoleh untuk di kombinasikan dengan pengetahuan yang baru , menjadi pengetahuan yang lebih baru lagi. hal yang demikian berlangsung berabad-abad, sehingga terjadi akumulasi pengetahuan.
Pada intinya dengan akal budi dan rasa ingin tahu ini, manusia dapat mengembangkan IPTEK, seperti : dapat mengangkat barang puluhan ton melebihi kekuatan Gajah, dapat terbang dengan pesawat terbang seperti burung, dsb. Dengan kedua alat itu manusia dapat menguasai dan mengungguli makhluk lain. Akal budi dan rasa ingin tahu itulah sifat unik dari manusia
2.      Jelaskan perkembangan terbentuknya alam semesta menurut konsep Al-Qur’an?
Jawaban :
Fase-Fase Penciptaan Alam Semesta Menurut Al-Quran
1.      Fase Pertama
َوَلَمْيَرَالَّذِينَ كَفَرُواأَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُون
Artinya: “Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya…”(Q.S. AlAnbiya [21] :30)
Ini dimulai dengan sebuah ldakan besar (bigbang) sekitar 12-20 miliar tahun lalu.Inilah awal terciptanya materi, energy, dan waktu. “Ledakan” pada hakikatnya adalah pengembangan ruang.Materi yang mula-mula terbentuk adalah hydrogen yang menjadi bahan dasar bagi bintang-bintang generasi pertama.Hasi fusi nuklir antara inti-inti hydrogen, meghasilkan unsure-unsur yang lebih berat, seperti karbon, oksigen, sampai besi atau disebut juga Nukleosintesis Big Bang.
2.      Fase Kedua
هُوَالَّذِي خَلَقَلَكُمْ مَافِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَبِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya : “Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu” (Q.S. Al-Baqarah [2] : 29)
Masa ini adalah pembentukan langit. Pengetahuan saat ini menunjukan bahwa langit biru hanyalah disebabkan hamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel atmosfer. Di luar atmosfer langit biru tak ada lagi, yang ada hanyalah titik cahaya bintang , galaxy, dan benda-benda langit lainnya. Jadi, langit bukanlah hanya kubah biru yang ada di atas sana, melainkan keseluruhan yang ada di atas sana (bintang-bintang, galaxy, dan benda-benda langit lainnya), maka itulah hakikat langit yang sesungguhnya. Adapun dalam fase ini, pembentukan bintang-bintang di dalam galaxy yang masih berlangsung hingga saat ini.
3.      Fase Ketiga
Pada masa ini dalam penciptaan alam semesta adalah proses penciptaan tata surya, termasuk bumi. Selain itu pada masa ini juga terjadi proses pembentukan matahari sekitar 4,6 miliar tahun lalu dan mulai di pancarkannya cahaya dan angin matahari. Proto-bumi (bayi bumi) yang telah terbentuk terus berotasi menghasilkan fenomena siang dan malam di bumi sebagaimana yang Allah SWT firmankan dengan indah :
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَ أَخْرَجَ ضُحَاهَا
Artinya : “dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.” Q.S An-Nazi’at [79] : 29  
4.      Fase Keempat
Bumi yang terbentuk dari debu-debu antarbintang yang dingin mulai menghangat dengan pemanasan sinar matahari dan pemanasan dari dalam (endogenik) dari peluruhan unsure-unsur radioaktif di bawah kulit bumi.
Akibat pemanasan endogenik itu materi di bawahkulit bumi menjadi lebu,antara lain muncul sebagai lava dari gunung api. Batuan basalt yang menjadi  dasar lautan dan granit yang menjadi batuan utama di daratan merupakan hasil pembekuan materi leburan tersebut. Pemadatan kulit bumiyang menjadi dasar lautan dan daratan itulah yang tampaknya dimaksudkan “penghamparan bumi” .sebagaimana Allah SWT berfirman :
وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا
Artinya :“dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.”(Q.S. an-Naziat [79] :30)
5.      Fase Kelima
Hadirnya air dan atmosfer di bumi menjadi prasyarat terciptanya kehidupan di bumi. Sebagaimana firmanAllah SWT :
…وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Artinya :“…dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup… “ 
(Q.S. al-anbiya [21] : 30
Selain itu, pemanasan matahari menimbulkan fenomena cuaca dibumi, yakni awan dan halilintar. Melimpahnya air laut dan kondisi atmosfer purba yang kaya akan gas metan (CH4)dan ammonia (NH3) serta sama sekali tidak mengandung oksigenbebas dengan bantuan energy listrik dan halilintar diduga menjadi awal kelahiran senyawa organic.Senyawa organic yang mengikuti aliran air akhirnya tertumpuk di laut. Kehidupan diperkirakan bermula dari laut yang hangat sekitar 3,5 miliar tahun lalu berdasarkan fosil tertua yang pernah ditemukan. Sebagaimana dikembalikan pada surat Al Anbiya [21] ayat 30 yang telah menyebutkan bahwasannya semua makhluk hidup berasal dari air.
6.      Fase Keenam
Masa keenam dalam proses penciptaan ala mini adalah dengan lahirnya kehidupan di bumi yang dimulai dari makhluk bersel tunggal dan tumbuh-tumbuhan.Hadirnya tumbuhan dan proses fotosintesis sekitar 2 miliar tahun lalu menyebabkan atmosfer mulai terisi dengan oksigen bebas. Pada masa ini pula proses geologis yang menyebabkan pergeseran lempengan tektonik dan lahirnya rantai pegunungan di bumi terus berlanjut.
3.      Akibat keterbatasan kemampuan manusia dalam membuktikan sesuatu, manusia menciptakan mitos. Jelaskan pengertian tentang mitos! Berikan tiga buah contoh mitos beserta penjelasannya!
Jawaban :
Mitos adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi. Mitos juga dapat didefinisikan sebagai cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam. Mitos juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka dan sebagainya.
Contoh :
1)      Mitos: Makanan pedas bisa bikin bayi botak.
Fakta: Tak ada hubungan antara makanan pedas dengan kebotakan. Namun ketika terlalu banyak menyantap makanan pedas berisiko membuat ibu hamil mengalami diare dan rentan mengalami dehidrasi.
2)      Mitos: Minum es bikin bayi gemuk dan jadi sulit dilahirkan.
Fakta: Bukan es yang membuat masalah, tapi biasanya minuman dengan es adalah minuman manis dengan gula. Jika Anda terlalu banyak minuman es dengan kadar gula tinggi, maka Inilah yang membuat bayi menjadi gemuk.
3)      Mitos: Bulan purnama akan membuat proses melahirkan jadi lebih lancar. Beberapa tetua jadi mendesak ibu melahirkan saat purnama.
Fakta: Tak ada kaitan antara purnama dengan lancar melahirkan. Mungkin ini karena zaman dulu penerangan belum bagus dan lebih terang ketika purnama, sehingga bidan lebih mudah membantu proses kelahiran. Zaman sekarang tentu situasinya sudah berbeda.
4.      Manusia mempunyai beberapa indera yang sama dengan beberapa jenis hewan, tetapi ia dibedakan oleh kecerdasan yang menjadikannya tidak hanya dapat merencanakan dan mengontrol penginderaannya tetapi juga merancang instrumen untuk membantu inderanya sendiri. Jelaskan bahwa indera manusia itu terbatas dan berikan contohnya!
Jawaban :
Manusia memiliki beberapa indra yang diketahui seperti penglihatan serta pendengaran. Dalam salah satu ayat Alquran, Allah berfirman yang menunjukkan bahwa ada hal yang tidak bisa dilihat oleh manusia.
"Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat," Surah Al-Haqqah Ayat 38-39.
Ayat ini mengisyaratkan bahwa indra manusia memiliki batas kemampuan yang tidak bisa dilaluinya.
Contohnya : ada sinar-sinar radiasi yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang, seperti sinar infrared, sinar ultraviolet, sinar alfa, sinar gamma, sinar X dan sebagainya.
Lalu, ada makhluk hidup yang amat kecil yang tidak bisa dilihat mata telanjang, seperti kuman, bakteri, virus, sel dan sebagainya. Telinga pun tidak bisa mendengar getar suara yang kurang dari 16 getaran dalam satu detik atau lebih dari 30.000 getaran dalam satu detik. Atom dan bagian-bagiannya seperti proton, elektron, dan neutron, semuanya juga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Tidak hanya itu, letak dan posisi bintang-bintang, galaksi, planet, dan benda-benda langit lainnya di luar angkasa, yang jaraknya ribuan tahun cahaya.
5.      Jelaskan proses terjadinya letusan “Big Bang”! apakah sesuai dengan ajaran agama Islam?
Jawaban :
Teori Big Bang adalah salah satu teori yang mencoba menjelaskan apa yang terjadi di awal mula alam semesta kita. Penemuan di bidang astronomi dan fisika telah menunjukkan bahwa alam semesta kita sebenarnya memiliki permulaan. Teori ini adalah salah satu teori yang berusaha untuk menjelaskan apa yang terjadi selama dan setelah momen awal mula alam semesta ini.
Menurut teori ini, alam semesta kita muncul sebagai "singularitas" sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu. Semua materi dan energi termampatkan dalam suatu zona kerapatan tak terbatas yang disebut "singularitas." Kemudian dari singularitas ini materi dan energi mengembang, mulanya secara seketika dan dalam waktu yang sangat cepat. Pemekaran ini terus berlangsung selama 13,8 miliar tahun berikutnya menjadi alam semesta yang kita kenal sekarang.
Di dalam teori big bang ada kesamaan dengan ayat Al-Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan dalam ayat ini.  "Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya." (QS az-Zariyat [51]:47)
Kata "langit", sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, digunakan di banyak tempat dalam Alquran dengan makna luar angkasa dan alam semesta. Di sini sekali lagi, kata tersebut digunakan dengan arti alam semesta. Dengan kata lain, dalam Alquran dikatakan bahwa alam semesta "mengalami perluasan atau mengembang". Dan inilah yang kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.
6.      Apakah Anda masih percaya mitos? Bagaimana cara menyikapi orang-orang yang masih percaya mitos pada zaman sekarang ini?
Jawaban :
Saya tidak percaya dengan mitos, karena mitos bisa menyebabkan kemusyrikan dan merusak keyakinan kita  kepada Allah SWT. Selain itu setelah dikaji secara ilmiah ternyata mitos itu tidak benar.
Bagaimana menyikapi orang-orang yang masih percaya akan hal mitos yaitu dengan cara memberikan pengertian bahwa mitos itu tidak ada dan tidak masuk akal. Dan menjelaskan mitos itu secara logis sesuai kebenarannya, agar dapat diterima. Sehingga orang tersebut tidak percaya akan mitos.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UTS Semantik

Tugas Ke-2 IAD